Paralayang di Lombok: Terbang Tandem di Bukit Skylancing, Harga, dan Cara Booking

Paralayang Lombok tandem di Skylancing dengan pemandangan laut biru, perbukitan hijau, dan garis pantai Lombok

Ringkasan:

  • Paralayang tandem di Bukit Skylancing, Mekarsari, Lombok Tengah, terbang bersama pilot selama 10 sampai 15 menit.
  • Tarif mulai Rp650.000 bawa kamera sendiri, atau Rp850.000 sudah termasuk video Insta360.
  • Tidak perlu pengalaman terbang; jadwal mengikuti kondisi angin di hari itu.

Paralayang di Lombok kini bisa dicoba siapa saja lewat terbang tandem di Bukit Skylancing, Lombok Tengah. Anda duduk di harness bersama pilot berpengalaman, lepas landas dari bukit, lalu melayang 10 sampai 15 menit di atas sawah, perbukitan, dan garis pantai selatan. Tanpa kursus, tanpa lisensi, cukup nyali secukupnya.

Apa Itu Paralayang Tandem?

Paralayang tandem adalah penerbangan paralayang yang membawa satu penumpang bersama satu pilot dalam satu sayap. Pilot yang memegang kendali penuh: membaca angin, mengatur arah, sampai mendarat. Tugas Anda cuma tiga: berlari beberapa langkah saat lepas landas, duduk manis di udara, dan berusaha tidak lupa membuka mata.

Karena itulah tandem jadi pintu masuk paling aman untuk merasakan terbang bebas. Tidak ada mesin, tidak ada bising, yang terdengar hanya angin dan, kalau beruntung, teriakan bahagia Anda sendiri.

Di Mana Lokasi Paralayang di Lombok?

Lokasi paralayang paling dikenal di Lombok adalah Sky Lancing di Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Tapak terbangnya bukan kaleng-kaleng: bukit ini sudah dipakai untuk seri Piala Dunia Akurasi Paralayang 2024 yang diikuti 60 pilot dari 10 negara pada 12 sampai 14 Juli 2024.

Setahun kemudian, Sky Lancing juga menjadi titik lepas landas Skylancing X'Cross Country Championship 2025, kejuaraan lintas alam pertama di Lombok dengan rute sekitar 24,65 km melintasi Dam Pengga dan Areguling. Artinya, bukit yang Anda pakai untuk terbang tandem adalah bukit yang sama yang dipercaya atlet internasional.

Posisinya di sisi selatan Lombok membuat Skylancing mudah digabung dengan pantai-pantai di sekitar Kuta Mandalika. Kalau Anda ingin sehari penuh di kawasan ini, one day trip pantai selatan Lombok bisa disusun dengan sesi terbang di pagi atau sore hari.

Berapa Harga Paralayang Tandem di Bukit Skylancing?

Harga paralayang tandem di Bukit Skylancing mulai Rp650.000 per orang untuk satu kali terbang. Bedanya hanya di urusan dokumentasi: mau rekam sendiri, atau terima beres dengan video dari kamera Insta360.

Pilihan PaketHarga per OrangDokumentasiDurasi Terbang
Paket 1: Bawa kamera sendiriRp650.000Pakai HP atau GoPro milik Anda10 sampai 15 menit
Paket 2: Sudah termasuk kameraRp850.000Video dari kamera Insta36010 sampai 15 menit

Durasi 10 sampai 15 menit adalah batas maksimal, dan lamanya tergantung angin saat Anda terbang. Selisih Rp200.000 di paket kedua biasanya terbayar lunas oleh satu hal: Anda bisa fokus menikmati pemandangan, bukan sibuk mengatur sudut kamera sambil melayang.

Harga di atas hanya untuk terbang. Kalau Anda datang berombongan dan butuh kendaraan, makan, atau acara tim, program company outing Mandalika Lombok 3D2N bisa disisipi sesi paralayang untuk peserta yang berani.

Bagaimana Rasanya Terbang dari Bukit Skylancing?

Rasanya seperti duduk di kursi gantung yang sangat tinggi, dengan pemandangan laut dan perbukitan hijau di bawah kaki. Detik paling menegangkan justru di awal: beberapa langkah lari menuruni lereng, lalu tiba-tiba kaki tidak menyentuh tanah lagi. Setelah itu, kebanyakan orang berhenti tegang dan mulai cerewet minta difoto.

Dari ketinggian, Anda bisa melihat petak sawah, perbukitan Lombok Tengah, dan garis pantai selatan sekaligus. Pemandangan semacam ini biasanya hanya muncul di layar drone, bukan dari mata sendiri.

Siapa yang Bisa Ikut Paralayang Tandem?

Paralayang tandem cocok untuk wisatawan pemula yang sehat dan berani mencoba, tanpa perlu pengalaman terbang. Pasangan bulan madu, rombongan kantor, sampai keluarga dengan anak yang sudah cukup besar sering memasukkannya ke itinerary sebagai satu momen yang paling diingat.

Syarat detail seperti batas berat badan, usia minimal, dan kondisi kesehatan ditentukan oleh pilot di lokasi. Sampaikan saja kondisi Anda saat booking supaya kami bisa memastikan semuanya aman sebelum berangkat.

Apa yang Perlu Disiapkan Sebelum Terbang?

  • Sepatu tertutup: lepas landas dan mendarat butuh pijakan yang mantap, jadi sandal jepit sebaiknya tinggal di mobil.
  • Pakaian nyaman: celana panjang atau celana olahraga, plus jaket tipis karena angin di ketinggian terasa lebih sejuk.
  • Kamera yang terikat: kalau memilih Paket 1, pastikan HP atau GoPro memakai tali pengaman. Yang jatuh dari ketinggian tidak bisa dijemput.
  • Perut terisi ringan: makan secukupnya, jangan terlalu kenyang, jangan juga kosong.
  • Jadwal fleksibel: paralayang bergantung pada angin. Kalau cuaca tidak bersahabat, jam terbang bisa digeser demi keselamatan.

Bagaimana Cara Booking Paralayang Tandem Lewat Lombok Travelution?

Cara paling praktis adalah memesan lewat WhatsApp Lombok Travelution, lalu kami atur jadwal terbang, penjemputan dari hotel, dan rute wisata di sekitarnya dalam satu pesan. Sebutkan tanggal, jumlah orang, dan paket yang dipilih, Rp650.000 atau Rp850.000.

Banyak tamu menggabungkan terbang di Skylancing dengan Pantai Pink dan Sirkuit Mandalika. Untuk liburan beberapa hari, pilihan paket wisata pantai pink sirkuit mandalika 3d2n yang bisa disesuaikan cocok dijadikan kerangka, lalu sesi paralayang kami sisipkan di hari yang anginnya paling bersahabat.

Kalau Anda datang dari Pulau Jawa atau Bali dan ingin sekalian ke Gili, paket tour Gili Trawangan Mandalika dari Lombok Travelution juga bisa dipadukan dengan satu pagi di Bukit Skylancing.

Kesimpulan

Paralayang di Lombok bukan lagi aktivitas khusus atlet. Dengan terbang tandem di Bukit Skylancing, Anda cukup membayar mulai Rp650.000, berlari beberapa langkah, lalu menikmati 10 sampai 15 menit melayang di atas Lombok Tengah. Ingin mengatur jadwal terbang sekaligus perjalanan lainnya? Serahkan saja ke Lombok Travelution sebagai travel lokal Lombok.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Paralayang di Lombok

Berapa harga paralayang tandem di Lombok?

Paralayang tandem di Bukit Skylancing Rp650.000 per orang jika membawa kamera sendiri, atau Rp850.000 per orang jika sudah termasuk video dari kamera Insta360.

Berapa lama durasi terbang paralayang tandem?

Durasi terbang maksimal 10 sampai 15 menit. Lama penerbangan menyesuaikan kondisi angin saat itu.

Di mana lokasi paralayang di Lombok?

Lokasinya di Bukit Skylancing (Sky Lancing), Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, yang juga pernah dipakai untuk kejuaraan paralayang internasional.

Apakah perlu pengalaman untuk ikut paralayang tandem?

Tidak perlu. Pilot yang mengendalikan sayap dari lepas landas sampai mendarat. Anda cukup mengikuti arahan pilot saat berlari di awal penerbangan.

Apa bedanya paket Rp650.000 dan Rp850.000?

Penerbangannya sama. Paket Rp650.000 memakai kamera Anda sendiri seperti HP atau GoPro, sedangkan paket Rp850.000 sudah termasuk dokumentasi video dari kamera Insta360.

Bagaimana jika cuaca atau angin tidak mendukung?

Paralayang sangat bergantung pada angin. Jika kondisi tidak aman, jadwal terbang akan digeser ke jam atau hari lain demi keselamatan Anda.

Siap Terbang di Atas Lombok?
Sebutkan tanggal, jumlah orang, dan paket pilihan Anda. Kami atur jadwal terbang di Bukit Skylancing sekaligus penjemputan dan rute wisata di sekitarnya.
Lombok Travelution • Solusi Perjalanan Wisata Terbaik dan Terpercaya di Lombok
Booking Paralayang

About the Author

Syukron – Founder of Lombok Travelution

Syukron

Founder • Lombok Travelution • Tourism Consultant

Syukron is a tourism professional and destination specialist based in Lombok, Indonesia. Starting his career as a local tour guide in 2012, he has spent more than a decade helping international travelers discover Lombok through authentic experiences, cultural understanding, and personalized travel planning. Today, he leads Lombok Travelution, focusing on private tours, inbound travel services, and sustainable tourism experiences designed for modern independent travelers. As an active member of ASTINDO and AITTA, he regularly contributes to tourism discussions and industry initiatives at both national and international levels. His mission is simple: to transform every trip into a memorable and professionally managed experience while supporting local communities and showcasing the authentic beauty of Lombok.

Share
Facebook
Telegram
WhatsApp
Twitter

Baca Artikel lainnya