Sahlan M. Saleh Terpilih Aklamasi dalam Musda ASTINDO NTB 2026: Perkuat Sinergi dan Fokus pada Pariwisata Berkelanjutan

MATARAM — Industri pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) memasuki babak baru yang penuh optimisme. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD ASTINDO NTB yang berlangsung khidmat di hotel Golden Palace Mataram, Sahlan M. Saleh, SH., MH. kembali terpilih secara aklamasi mutlak untuk memimpin Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) di wilayah NTB.
Kemenangan mutlak ini mencerminkan kepercayaan tinggi dari seluruh anggota atas kepemimpinan beliau pada periode sebelumnya dan harapan besar untuk masa depan pariwisata daerah.
Komitmen Sinergi untuk Kemajuan Bersama
Dalam pidato kemenangannya, Sahlan M. Saleh menekankan bahwa kunci utama kebangkitan pariwisata NTB terletak pada kolaborasi yang erat. Beliau meyakinkan seluruh anggota bahwa sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya adalah harga mati untuk memajukan pariwisata NTB serta menyejahterakan seluruh anggota ASTINDO.
“Kita harus terus bergerak bersama. Sinergi bukan hanya kata-kata, tapi aksi nyata untuk memastikan pariwisata NTB semakin kompetitif di kancah nasional maupun internasional,” tegas Sahlan.

Pesan Strategis DPP ASTINDO: Persisten, Konsisten, dan Sustainable
Musda kali ini juga terasa sangat spesial dengan kehadiran langsung Ketua Umum DPP ASTINDO, Ibu Pauline Suharno. Dalam arahannya, beliau memberikan pandangan strategis mengenai tren global yang harus segera diadaptasi oleh para agen perjalanan di NTB.
Ibu Pauline menekankan pentingnya menjaga dan menjual paket wisata Sustainable (Berkelanjutan). Beliau menggarisbawahi dua kata kunci utama bagi para pelaku industri: Persisten dan Konsisten.
Persisten: Gigih dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis.
Konsisten: Terus menjaga standar kualitas layanan dan nilai-nilai keberlanjutan.
Saling Mendukung: Beliau mengajak seluruh anggota untuk membuang ego sektoral dan mulai saling mendukung satu sama lain demi kemajuan ekosistem pariwisata yang sehat.
Peran Lombok Travelution dalam Ekosistem ASTINDO
Sebagai bagian dari keluarga besar ASTINDO NTB, Lombok Travelution turut mendukung penuh hasil Musda hari ini. Kami percaya bahwa di bawah kepemimpinan Sahlan M. Saleh dan arahan strategis dari DPP, standar layanan agen perjalanan di Lombok akan semakin meningkat.
Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan paket-paket wisata yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal sesuai dengan visi yang diusung dalam Musda ini.
Berkomitmen untuk Pariwisata NTB yang Berkelanjutan
Sebagai anggota aktif ASTINDO NTB, Lombok Travelution terus berinovasi dalam menghadirkan layanan perjalanan yang profesional, persisten, dan konsisten sesuai standar nasional.
Mari jalin sinergi bersama kami untuk menciptakan pengalaman wisata terbaik dan berkesan di Pulau Lombok.
Ingin tahu lebih banyak tentang dedikasi dan visi kami?
Share
Baca Artikel lainnya

Menjelajahi Wisata Pulau Pasir & Pantai Pink Lombok Timur (Surga yang Tersembunyi)
Bosan dengan pantai yang pasirnya putih biasa? Atau bosan dengan janji manis dia yang

Tips Memilih Paket Wisata Lombok yang Nyaman untuk Keluarga Panduan 2026
Merencanakan liburan keluarga ke Pulau Lombok adalah keputusan yang luar biasa, namun membawa anggota keluarga terutama anak-anak atau lansia memiliki

Itinerary Wisata Lombok 3D2N Terbaik: Paket Gathering Keluarga & Corporate
Mengatur liburan untuk rombongan besar itu seni tersendiri, Pak/Bu. Salah pilih rute, bukannya senang, malah bisa-bisa satu rombongan “darah tinggi”

Dukungan Presiden untuk PON XXII 2028: Momentum Emas Pariwisata dan Kebangkitan Ekonomi NTB
BANJARBARU — Sebuah langkah bersejarah bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja terukir.

7+ Ide Liburan Akhir Tahun di Lombok (Plus Pilihan Paket Anti-Ribet!)
Panduan wajib libur akhir tahun Lombok Musim liburan akhir tahun sebentar lagi

Detail Harga Paket Wisata Lombok 3D2N serta Fasilitas yang Didapat (Update 2026)
Memilih paket liburan itu mirip-mirip cari pasangan, Pak/Bu; kalau cuma modal “tampang” harga murah tapi tidak jujur di awal,

Personalisasi vs Digitalisasi: Strategi Travel Agent Melawan Algoritma OTA
Mari jujur: Sejak Traveloka dan Tiket.com muncul, nasib travel agent konvensional mirip toko kaset di era Spotify. Mau adu